Portal Berita Online

PEKANBARU--HIPKA yang lahir dari alumni mahasiswa bebagai perguruan tinggi, berguna dalam memajukan ekonomi di masyarakat. Selain itu, turut menumbuhkan peluang ekonomi usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Demikian dikatakan Penjabat Gubernur Riau Rahman Hadi diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jenri Salmon Ginting AP MSi, Jumat (14/2/2025). Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri musyawarah wilayah (Muswil) II dan pelantikan pengurus HIPKA periode 2025-2030.
"Semoga HIPKA aktif memberi kontribusi untuk pemerintah daerah, dan terus lebih baik ke depannya. Selamat menjalankan tugas sebagai pengurus HIPKA yang baru dilantik, semoga dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat Riau di masa mendatang," ujarnya.
HIPKA, Himpunan Pengusaha KAHMI atau Himpunan Pengusaha Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam, menggelar Muswil II dan pelantikan pengurus. Kegiatan berlangsung di Balai Serindit Gedung Daerah Riau.
Diawali Muswil pada pagi harinya sekitar pukul 08.00 WIB. Dipimpin Wakil Sekretaris Jenderal (Waskejen) Badan Pengurus Pusat HIPKA Cak Ali Hasan.
Pada kesempatan itu, Cak Ali Hasan berkesempatan menyampaikan sambutan dan materi tentang sinergi kekuatan ekonomi Riau menuju konglomerat muslim di era kecerdasan buatan. Sekaligus merupakan tema pelantikan tersebut.
"Ada lima sektor dengan pertumbuhan tertinggi yang harus terus dikembangkan. Di antaranya industri pengolahan, pertanian, pertambangan, perdagangan dan konstruksi," ujarnya.
Pada Muswil kali ini, Ari Nugraha terpilih sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Wilayah HIPKA Riau. Menggantikan ketua sebelumnya H Zulmansyah Sekedang.
"Sebagai ketua umum yang baru, tugas saya mengedukasi sinergi ekonomi. Sebagai mana saya dulu waktu masih HMI, adalah seorang instruktur yang bertugas mengedukasi kader HMI. Alumni HMI bukan hanya pemikir dan akademisi tapi juga kreator ekonomi," ujarnya penuh semangat.
Dia menyampaikan ada empat faktor utama mempertahankan bisnis. Pertama, bisnis harus valuebel atau bernilai, selanjutnya produk harus langka (tidak pasaran), ketiga produk sulit ditiru dan yang terakhir produk tidak tergantikan dan harus ada kolaborasi dalam mewujudkannya menjadikan produk unggulan.
"Mari membawa HIPKA Riau menjadi kelompok wirausaha yang membanggakan," ajaknya.
Usai Muswil, siangnya langsung dilaksanakan pelantikan. Dilanjutkan forum diskusi bisnis yang menghadirkan pembicara dari beberbagai sektor yaitu Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bursa efek dan juga Bank Riau Kepri Syariah.
"Saya sangat berterima kasih atas kehadiran tamu undangan. Alhamdulillah acaranya berjalan lancar walaupun panitia tidak banyak, dan kami hanya berkoordinasi via online saja," ujar ketua panitia Eko H Mariyanto.
Pria yang akrab disapa Eko ini mengucapakan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat menyukseskan acara.rr/dayat