Portal Berita Online

DUMAI--SMA Negeri 1 Dumai pelatihan gabungan Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Kimia dan Biologi dalam rangka persiapan menghadapi OSN tingkat kota (OSN-K) 2025. Kegiatan resmi dibuka Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Dumai, yang juga Kepala SMAN 1 Dumai Raffles SPd.
Pelatihan berlangsung selama lima hari, dari 10 hingga 14 Februari 2025. Diikuti oleh 26 peserta dari berbagai SMA di Kota Dumai.
Selain bidang Kimia dan Biologi yang digelar di SMA Negeri 1 Dumai, beberapa mata pelajaran lain juga dilaksanakan di sekolah-sekolah berbeda. Matematika dan Fisika di SMA Negeri 3 Dumai, Komputer dan Astronomi di SMA Negeri 2 Dumai, serta Ekonomi, Kebumian, dan Geografi di SMA Binsus Dumai dan SMA Santo.
Tahun ini, Kota Dumai berupaya lebih matang dalam persiapan OSN-K dengan memberikan waktu pembinaan yang lebih panjang dibanding tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu pembinaan hanya berlangsung tiga hari, kini para peserta mendapat kesempatan lebih luas untuk mengembangkan kompetensi mereka. Dengan jadwal yang lebih terstruktur, diharapkan peserta OSN dari Dumai bisa bersaing lebih baik di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
Sebanyak 10 sekolah turut serta dalam pelatihan ini, termasuk SMA Negeri 1 Dumai, SMA Negeri 2 Dumai, SMA Negeri 3 Dumai, SMA Negeri 4 Dumai, SMA Negeri 5 Dumai, SMA Binsus, SMA Negeri 7 Dumai, SMA Santo, serta beberapa sekolah lainnya, termasuk madrasah aliyah.
Menariknya, pembinaan ini melibatkan mentor dari Jakarta, yang merupakan mantan atlet olimpiade sains berprestasi di zamannya. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan wawasan dan strategi yang lebih baik bagi para peserta.
“Kami berharap tahun ini ada siswa dari Dumai yang bisa membawa pulang medali di tingkat provinsi maupun nasional. Ini adalah upaya kami untuk meningkatkan daya saing dan prestasi akademik siswa di bidang sains,” ujar Raffles SPd.